Pengaruh Abrasi Terhadap Pertumbuhan Pisang di Desa Teluk Nibung
Home » Artikel & Laporan  »  Pengaruh Abrasi Terhadap Pertumbuhan Pisang di Desa Teluk Nibung
Pengaruh Abrasi Terhadap Pertumbuhan Pisang di Desa Teluk Nibung

Editor: Evi

Abrasi pantai terhadap pertumbuhan pisang. (Sumber/tvOneNews.com)

KUBU RAYA, sampankalimantan.id- Ketua Lembaga Desa Pengelola Hutan (LDPH) Desa Teluk Nibung, Mahyudin mengungkapkan, adanya pengaruh abrasi terhadap pertumbuhan pisang mengakibatkan sejumlah tanaman pisang mengalami kematian.

“Karena abrasi, air asin meresap ke dalam tanah dan berdampak terhadap kesuburan tanah, yang berakibat pada berkurangnya produksi pisang,” jelasnya, pada Sabtu (20/1/2024).

Tanaman pisang rentan terhadap abrasi, dan jika akarnya rusak, kemampuan tanaman untuk menyerap air dan nutrisi juga akan mempengaruhi pertumbuhan dari tanaman pisang tersebut.

Mahyudin menambahkan, penyebab utama krisis yang tengah melanda saat ini, disebabkan oleh adanya faktor perubahan iklim global dan penebangan pohon liar.

“Abrasi yang terjadi memberikan dampak yang signifikan, termasuk kenaikan intruksi air laut yang mengancam pasokan air tawar didaerah ini,” ungkapnya.

Menanggapi krisis yang terjadi, upaya pelestarian lingkungan menjadi kunci yang tak terelakan, bagi masyarakat, pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat untuk dapat berkolaborasi.

Ia mengatakan, dalam menjaga keberlanjutan lingkugan perlu dilakukan upaya melalui penanaman kembali mangrove, mengigat peran pentingnya dalam melawan abrasi.

“Kita akan carikan solusi, salah satunya dengan kolaborasi antar desa untuk adaptasi penanaman di daerah yang tanahnya masih subur sehingga dapat ditanami berbagai jenis pisang,” paparnya.

Penanaman mangrove, merupakan salah satu cara alami yang efektif untuk mencegah abrasi di wilayah pesisir.

Sistem akar yang kuat dari tanaman mangrove ini, mampu membantu menjaga stabilitas tanah dan mencegah erosi, serta dapat mengurangi dampak terjadinya abrasi.

Upaya kegiatan penanaman mangrove sangat bermanfaat dalam pencegahan abrasi, mengingat pohon ini akan berkembang biak secara masif dan membentuk kawasan hutan secara alami.

Dengan melibatkan masyarakat lokal dalam upaya program penanaman mangrove, dapat meningkatkan kesadaran tentang peran penting hutan dalam menjaga kestabilan ekosistem.

Tinggalkan Komentar

Scroll to Top
Scroll to Top