Dirjen PSKL Dr. Ir. Bambang Supriyanto, M.Sc dalam Kick Off Project 2024 Kolaborasi Kewirausahaan Kelola Multiusaha Perhutanan Sosial di Kab. Kubu Raya (27 Februari 2024)

Inisiasi Kolaborasi Program Kewirausahaan Perhutanan Sosial di Lanskap Kubu Raya Mendapat Apresiasi Tinggi

PONTIANAK, sampankalimantan.id- Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) mengapresiasi, adanya inisiasi program kerjasama kewirausahaan kelola mutliusaha perhutanan sosial yang ada di lanskap Kubu Raya.

“Terima kasih kepada pihak PT. BSM atas komitmennya dalam membantu kelompok hutan sosial. Diharapkan kerjasama dengan Lembaga SAMPAN Kalimantan akan memastikan keberlanjutan usaha produksi yang sedang dikembangkan,” ungkapnya, Selasa (27/2/2024).

Bambang mengemukakan, bahwa menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dalam sebuah pernyataan, menggaris bawahi pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya alam.

“Kerjasama ini diarahkan untuk menciptakan hubungan yang saling menguntungkan antara semua pihak yang terlibat,” jelasnya.

Sesuai dengan mandat dari pemerintah pusat, yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 28 Tahun 2023 tentang Perencanaan Percepatan Perhutanan Sosial yang mendorong hutan sosial dengan kolaborasi.

Melalui pendekatan lanskap sebagai fokus utama. Pemerintah telah menegaskan komitmennya, untuk melanjutkan upaya pengembangan perhutanan di seluruh wilayah Indonesia.

“Pelaku usaha untuk pengelolaan hutan mayoritas BUMN dan swasta proposinya adalah 96 berbanding 4 persen dengan perhutanan sosial, dan paling tidak menjadi 30 persen dengan 12,7 juta hektar pada tahun 2030,” paparnya.

Disamping itu, berbagai kegiatan juga dilakukan untuk pengembangan usaha berbasis hutan, melalui pelatihan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat, dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam pemanfaatan hutan.

Dengan demikian diharapkannya, bahwa upaya ini dapat meningkatkan pemanfaatan hutan secara optimal lewat sumber daya hutan yang ada.

Ia pun berharap, pengelolaan hutan yang ada di Lanskap Kubu Raya ini dapat menjadi contoh yang sukses bagi pengembangan ekonomi berbasis perhutanan sosial di wilayah lain, sehingga mampu memberikan manfaat positif bagi masyarakat dan lingkungan.

“Kepada kelompok perhutanan sosial, pesan saya semoga dengan dukungan dari semua pihak, upaya perlindungan dan pemanfaatan sumber daya alam, dapat terus dilakukan demi kesejahteraan masyarakat dan pelestarian lingkungan,” pungkasnya.

Inisiasi Kolaborasi Program Kewirausahaan Perhutanan Sosial di Lanskap Kubu Raya Mendapat Apresiasi Tinggi Read More »