Potensi Kelapa Lokal Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Ambarawa

KUBU RAYA, sampankalimantan.id- Keberadaan tanaman kelapa lokal masih tetap memancarkan sinarnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperluas peluang ekonomi di desa-desa terpencil, salah satunya yang berada di Desa Ambarawa, Kabupaten Kubu Raya.

Desa Ambarawa terkenal dengan lanskapnya yang hijau subur dan keramahan penduduknya. Namun, di balik keindahan alamnya, terdapat upaya sungguh-sungguh dari para petani lokal dalam mengembangkan potensi kelapa lokal sebagai sumber penghidupan utama mereka.

Tanaman kelapa, yang telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, kini menjadi aset ekonomi yang penting bagi desa ini. Pemanfaatan kelapa lokal tidak hanya memperkaya tanah, tetapi juga membangun kesejahteraan bagi masyarakatnya.

Para petani di Desa Ambarawa, mereka mengolah hasil panen menjadi produk-produk bernilai tambah seperti santan, minyak kelapa, arang dari tempurung kelapa, tetapi juga mengoptimalkan pemanfaatan setiap bagian kelapa, hingga sabut kelapa dijadikan bahan pembakaran.

Pengembangan potensi kelapa lokal di Desa Ambarawa menciptakan lapangan kerja bagi penduduk lokal, hal ini menjadikan pendapatan tambahan.

Pendapatan dari penjualan produk-produk berbahan dasar kelapa telah memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat desa.

Kembali menjadi sorotan, kali ini perbincangan berkisar pada dominasi kelapa lokal dan minimnya minat terhadap hibrida di wilayah tersebut.

Menurut para petani setempat, kelapa lokal di Desa Ambarawa tidak hanya lebih melimpah, tetapi juga lebih tinggi, dan jarang dimanfaatkan hasil sadapan atau pemanfaatan niranya saja.

“Hibrida kurang diminati di sini karena kelapa lokal memang lebih banyak dan memiliki kualitas yang memadai, dan juga karena lebih mudah dalam pengelolaan dan hasilnya pun memuaskan,” ujar Bakri Selaku Kepala Desa Ambarawa.

Tak hanya itu, diakui Bakri kondisi tanah yang subur di Desa Ambarawa  juga menjadi faktor penting dalam pemeliharaan kebun kelapa.

Parit-parit kecil telah dibuat di sekitar kebun kelapa untuk menjaga kelembaban tanah, sementara semak-semak di sekitarnya dijaga agar tidak tumbuh berlebihan. Hal ini memastikan bahwa pohon kelapa mendapatkan nutrisi yang cukup tanpa perlu menggunakan pupuk tambahan.

Menurut Kepala Desa Ambarawa, keberhasilan dalam pemeliharaan kebun kelapa telah memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat setempat.

Dengan demikian, kelapa lokal tetap menjadi primadona di Desa Ambarawa, sementara pemeliharaan terus diupayakan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan produksi kelapa.

Editor: Evi

Archive

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
WhatsApp
Email
Print
Scroll to Top